Jumat, 11 Oktober 2013

#Oktober


Awalnya aku bersahabat dengannya. Kemudian perlahan aku mulai meninggalkannya. Karena aku tidak ingin selalu berada dalam keadaan yang itu-itu saja. Ia memang membuatku nyaman. Ia juga memiliki visi dan misi yang sama denganku itulah sebabnya aku bersahabat dengannya.

Ia terus-menerus menjadi pelindungku. Ia menjadi tempat yang begitu menghangatkan. Segala keluh dan kesah tercurah selalu padanya. Ya, hanya keluh dan kesah. Tidak ada kesenangan. Sampai-sampai aku lupa untuk bersyukur pada Tuhan.

Tetapi aku sadar, nyaman dan kehangatan bukanlah satu-satunya rasa yang manusia selalu alami terus-menerus. Sebab jika kita tidak pernah keluar dari "zona aman" maka kita tidak akan merasakan "sesuatu" yang dapat membuat kita menjadi kuat dan bertumbuh menjadi pribadi yang maju.

Aku pun mulai mencari tantangan dan keluar dari zona aman. Merasakan segala rintangan, kesulitan, bahkan kemudahan dan kebahagiaan yang kita tidak pernah tahu akan hadir dalam sebuah "kesulitan" sekalipun.

Aku merasa harus membawa ia keluar dari zona amannya. Namun, ia tidak ingin memegang tanganku. Aku pun membiarkannya begitu saja. Kini ia tetap seperti dulu, berada pada keadaan yang menurutnya nyaman yang sebenarnya adalah kenyamanan yang semu.

Meski ia sudah mendapat pekerjaan, penghasilan dan lainnya, tetap saja ia berkata masih "kurang". Ia seperti bekerja dalam dunia mimpi. Ya, pikirnya ini adalah nyata padahal ia sendiri yang mengurung kenyataan dalam pikirannya.

Sedangkan aku, belum mendapat pekerjaan, belum memiliki penghasilan, gagal dalam ujian calon pegawai negeri ini, gagal dalam memenangkan lomba-lomba menulis, hanya sesekali memenangkan kuis senilai puluhan ribu, pernah beruntung mendapat hadiah lebih baik dari sebelumnya atau sekedar pergi ke sebuah acara gathering. Itu semua terasa nyata. Aku seperti benar-benar hidup. Aku sungguh bahagia.

Menjalani setiap apa yang aku inginkan. Aku merasa berlebih bukan kekurangan meski lembaran rupiah tidak memenuhi sakuku malah terkadang kosong sama sekali. Tetapi sekali lagi kebahagian selalu terselip disana. Pengalaman, bertemu orang banyak, orang-orang yang tidak dikenal dan memiliki potensi yang berbeda-beda dan masih banyak lagi.

Itu yang membuat jadi berwarna. Tetapi lagi-lagi aku kurang memusatkan keinginanku dan sesekali kembali lagi padanya yang berbeda ruang. Jadi, oktober ini harus lebih dan lebih baik lagi dari sebelumnya.

^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar